TKI YANG TRAGIS
Sebuah kisah yang sangat memilukan yang dialami warga negara kita
yang mengadu nasibnya di negeri seberang. Suparjan adalah salah satu dari
sekian banyak tenaga kerja Indonesia yang mengalami nasib sangat mengenaskan di
Malaysia. Memang Suparjan mengambil cara yang tidak resmi atau ilegal pada saat
pemberangkatannya ke Malaysia, mungkin dia memilih cara tersebut dikarenakan
biaya yang sangat beser yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga kerja disana.
Melihat begitu sulitnya mendapatkan pekerjaan yang layak dinegeri sendiri
Suparjan memutuskan untuk nekat pergi merantau di negeri seberang meskipun
lewat jalur yang tidak resmi. Di dalam cerpen yang berjudul Paket Mayat ini
diceritakan bagaimana kehidupan para warga negara kita yang meranatu disana,
mereka seringkali mendapatkan perlakuan yang sangat tidak adil baik itu
perlakuan dari majikan maupun perlakuan dari sesama orang dari dalam negeri
yang menjadi atasannya. Kejadian yang dialami Suparjan inilah salah satunya. Di
dalam cerpen ini diungkapkan bagaimana kehidupan Suparjan yang sama sekali
tidak mendapatkan perlakuan yang semestinya. Contohnya dalam kalimat “Selama
lima bulan disini dia belum pernah mendapat bayaran. Proyek hanya memberikan
makan. “ dari kalimat ini kita bisa melihat bagaimana selam lima bulan Suparjan
tidak menerima apa yang seharusnya menjadi hak nya. Bukan hanya itu, Suparjan
juga mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari orang warga negara indonesia
sendiri. Contohnya dalam kalimat “Pengawas kerja yang mempekerjakannya
menghilang saat gajian, Tauke sang pemilik proyek selalu mengatakan bahwa dia
sudah membayar uang para pekerja lewat bagian administrasi alias kerani”. Dalam
kalimat ini pengawas kerja yang dimaksud adalah orang yang juga berasal dari
warga Indonesia sendiri, mereka juga tega memanfaatkan Suparjan, gaji yang
seharusnya menjadi hak Suparjan mereka ambil dan dimanfaatkan sendiri untuk
keprluan mereka sendiri.
Saat ini semakin banyak saja warga negara kita yang ingin menjadi
tenaga kerja disana meskipun kejadian seperti yang dialami seperti Suparjan
akan terus terjadi kepada mereka. Tetapi mereka juga tidak bisa berbuat
banyak,karena di dalam negeri sendiri mereka tidak bisa mendapat pekerjaan yang
layak. Begitu luasnya negara kita tetapi tidak bisa menyediakan lapangan
pekerjaan bagi warga kita sendiri. Kenapa hal ini bisa terjadi, di dalam cerpen
paket mayat ini juga disinggung tetntang hal tersebut, contihnya dalam kalimat
“Penduduknya terlunta-lunta. Sementara para pejabatnya sibuk memperebutkan
kursi kekuasaan. Negeri yang sebenarnya meneyediakan menyediakan kekayaan yang
berlimpah tapi habis digerogoti oleh para penguasa yang serakah”.
Menurut saya mengapa semakin banyak warga negara kita yang menjadi
tenaga kerja di Malaysia, meskipun resiko yang di hadapi sangat besar seperti
yang dialami Suparjan. Hal ini dikarenakan ulah dari para penguasa yang tidak
memikirkan lapangan pekerjaan bagi warganya, mereka hanya memikirkan
kehidupannya sendiri. Sehingga mau tidak mau warga negara kita mencari uang di
negara lain karena di dalam negara sendiri mereka tidak bisa mendapatkan
kehidupan dan pekerjaan yang layak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar