Ulama Yang Dimanfaatkan dalam Partai Politik
Ulama adalah sebutan
untuk seseorang yang di hormati atau dianggap sebagai guru atau sesepuh dalam
sebuah agama, apapun agama tersebut pasti didalamnya ada seorang Ulama.
Seseorang ingin menjadi ulama biasanya dikarenakan seseorang tersebut ingin
menjadi pemimpin, baik itu dalam sebuah agama atau yang lainnya. Seorang Ulama
juga mempunyai misi atau tujuan. Dalam cerpen Kiai Jogoloyo disebutkan pada
saat kedatangan Kiai Jogoloyo semua lingkungan dibersihkan, pagar-pagar semua
dicat bersih ini semua karena persiapan warga untuk menyambut kedatangan Kiai
jogoloyo. Hal ini dikarenakan karena beliau adalah seorang Ulama. Melihat dari
peristiwa tersebut kita bisa mengetahui bagaimana seorang Ulama sangat begitu
dihargai oleh masyarakat. Apapun yang menjadi pilihannya semua masyarakat pasti
setuju dan mengikuti. Begitu juga saat Ulama tersebut terjun atau turun ke
dunia politik pasti semua masyarakat akan mendukung, dan karena begitu yakin
dan percayanya kepada sang ulama, saat ulama mengajak masyarakat untuk memilih
partai yang beliau naungi maka masyarakatpun juga akan ikut memilih partai
tersebut.
Hal inilah yang pada akhirnya
dimanfaatkan oleh para tokoh-tokoh politik untuk mensukseskan partainya, salah
satunya adalah dengan cara melibatkan Ulama dalam partainya,seperti yang ada
dalam cerpen kiai Jogoloyo tersebut
Jadi menurut saya kurang begitu
setuju kalau seorang Ulama turun ke dunia politik,karena seorang ulama dan
seorang politik mempunyai tugas sendiri-sendiri. Mereka seharusnya saling
mendukung bukan saling memanfaatkan. Dalam cerpen kiai Jogoloyo tersebut kita
dapat melihat bahwa Ulama tersebut dimanfaatkan untuk masuk ke dunia politik
karena Beliau mempunyai masa yang sangat besar. Kita semua tahu kalau sebuah partai
sangat membutuhkan masa yang sangat besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar