GAPLEK
Sebuah keadaan desa yang sangat jauh dari kata sejahtera, tanah
yang kering pepohonan yang gundul serta panas matahari yang menyengat menjadi
gambaran yang tercermin dari desa ini. Hal ini dapat kita lihat pada
kalimat”sinar matahari menggerumus pepohonan hingga rontok dan babak belur.
Tanah pucat kekuningan, seluruh gigirnya merekah seperti hendak meledak
menyemburkan protes luka”. Kalimat di atas menggambarkan keadaan desa yang
sesungguhnya. Dulu kehidupan yang layak yang semula makan gaplek menjadi makan nasi semua itu sekarang hilang.
Kehidupan warga menjadi sulit mencari pekerjaan susah dan akhirnya mereka makan
gaplek lagi. Hal ini dikarenakan sikap orang-orang tertentu yang lebih
mementingkan kepentingan pribadinya daripada kepentingan desa, dalam cerpen
kembali makan gaplek dikatakan”bilang sama lurah kalau tidak boleh. KUD
mestinya harus menciptakan kesejahteraan warga, tidak malah menjadi makelar
yang tidak berpihak pada rakyat. KUD kau jadikan perpanjangan tangan para
cukon. Betapa rendah KUD!”.
Turno adalah salah satu warga yang merasa tidak terima atas
perlakuan pemerintah terhadap warga desanya, Turno merasa mereka menjadi korban
dari kebijakan yang dilkukan pemerintah sebagai bentuk perlawanan Turno tidak
ikut transmigrasi ke tempat lain, apapun yang terjadi dia ingin tinggal
didesanya sendiri, sekalipun dia mendapat teguran dari kepala desa. Turno
percaya bahwa masih ada Tuhan yang selalu bersamanya. Hal ini terdapat dalam
kutipan “aku hanyalah orang kecil tak banyak yang aku perbuat aku pasrah. Namun
aku harus tetap yakin bahwa Tuhanlah menciptakan perut dan pasti dia akan
mengisinya asal manusia mau berusaha”.
Menurut
pendapat saya apa yang dilakukan oleh Tarno memang masuk akal Tarno merasa
dirinya beserta warga yang lain dirugikan oleh kebijakan yang dilakukan oleh
pemerintah. Memang kebijakan yang dilakukan pemerintah semua itu untuk keadaan
yang lebih baik namun mereka juga harus memikirkan dampak yang ditimbulkan dari
kebijakan tersebut. Sehingga tidak ada pihak-pihak yang merasa lebih dirugikan
maupun diuntungkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar