Huki Huki Bento
(Huki si Gila Jabatan)
Sebuah keluarga yang
hidup sangat sejahtera, Huki, adalah seorang kepala keluarga yang bisa bisa
mencukupi istri dan ketiga anaknya.
Berawal dari pengalaman semasa dia SMA sampai sekarang dia menjadi orang yang
sangat kaya. Namun kekayan itu tidak bisa selamanya dia miliki, semua yang di
dapatkan dengan instan, akan cepat pula semua itu hilang. Ada sebab pasti akan
ada pula akibat. Mungkin kalimat inilah yang paling tepat untuk menggambarkan
keseluruh isi dari cerpen yang berjudul Air Mata Anakku.
Berawal
dari semasa Huki masih SMA, dia termasuk siswa yang kurang pandai di
sekolahannya. Hal ini terdapat dalam kalimat “siswa yang merasa tidak bisa atau
bodoh, ini termasuk aku tentunya, harus aktif menanyakan jawaban kepada yang
pintar.” Dari kalimat tersebut kita jelas mengatahui bahwa semua kejadian di
dalam cerpen air mata anakku tersebut berasal dari sini. Hanya demi
menjaga nama baik sekolah, pihak sekolah menberikan cara yang begitu
memprihatinkan kepada siswa-siswanya. Dengan menyuruh mereka menyontek kepada
temannya yang lebih pintar, itu sama saja dengan menjerumuskan mereka para
siswa.
Akibatnya,
pada saat Huki sudah waktunya untuk bekerja, dia selalu menggunakan cara yang
serupa dari cara yang dia dapatkan dari kepala sekolahnya sewaktu SMA. Jalan pintas
yang menjadi senjata HUKI. Hal ini terdapat dalam kalimat “Aku tak ingin kuiah,
tapi ingin cepat bekerja agar dapat bayaran. Dengan bekal ijazah sekolah
menengah atas itulah aku daftar tes pegawai negeri. Orang tua sudah mencari
lobi agar aku dapat diterima.” Dari kalimat tersebut dapat kita lihat bagaimana
akibat dari pengalaman Huki sewaktu SMA. Hal ini terus akan berlanjut sampai ke
jenjang/jabatan yang lebih tinggi. Dan akhirnya Huki menjadi orang yang gila
jabatan, sampai dia tidak bisa menerima apabila semua jabatan itu akan hilang.
Menurut
saya, semua yang terjadi pasti ada sebabnya. Jadi mulai dari dini segala
sesuatu yang ditanamkan atau diberikan kepada siswa atau anak-anak harus
benar-benar sesuatu yang positif dan bermanfaat. Jika tidak, hal seperti Huki
ini lah yang akan terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar